This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 15 Februari 2013

galaxy


Galaxy

unduhan.jpgrf.jpgGalaksi adalah sebuah sistem yang terikat oleh gaya gravitasi yang terdiri atas bintang(dengan segala bentuk manifestasinya, antara lain bintang neutron dan lubang hitam), gas dan debu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal dengan materi gelap.[1][2] Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani galaxias[γαλαξίας], yang berarti "susu," yang merujuk pada galaksi Bima Sakti (bahasa Inggris: Milky Way). Tipe-tipe galaksi berkisar dari galaksi kerdil dengan sepuluh juta[3](107) bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun [4] (1012) bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi. Matahari adalah salah satu bintang di galaksi Bima Sakti; tata surya termasuk bumi dan semua benda yang mengorbit Matahari.
e56h.jpgKemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar (1011) galaksi pada alam semesta teramati.[5] Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000 [4] parsec dan biasanya dipisahkan oleh jarak yang dihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec).[6] Ruang antar galaksi terisi dengan gas yang memiliki kerapatan massa kurang dari satu atom per meter kubik. Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingi oleh ruang hampa di dalam alam semesta.[7]
f.jpgMeskipun belum dipahami secara menyeluruh, materi gelap terlihat menyusun sekitar 90% dari massa sebagian besar galaksi. Data pengamatan menunjukkan lubang hitam supermasif kemungkinan ada pada pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi.

So far away-avanged


Em
Pernah untuk apa pun
Em
Tidak pernah dirantai tetapi tidak pernah bebas
  G                 D
Aku berbohong untuk menyembuhkan patah cinta
     Bm           C    
Dengan semua yang bisa

Em
Jalani kehidupan sehingga tanpa henti
Em
Melihat melampaui apa yang orang lain melihat
  G                   D
Aku mencoba untuk menyembuhkan patah hati Anda
     Bm          C
Dengan semua yang saya bisa

C
Akankah Anda tetap
D
Apakah Anda tinggal pergi selamanya?

Em                         G
Bagaimana cara hidup tanpa yang saya cinta?
Am                                 Em          D Anda  
Waktu masih mengubah halaman-halaman buku, itu dibakar
Em                   G
Menghadapi kali selalu di pikiran saya
  Am                                 C     D 
Saya memiliki begitu banyak bicara tapi kau begitu jauh

Em
Berarti perang berjangka terus
Em
Bodoh kebohongan dewasa dan tua
    G               D
Dan tampaknya kita begitu tak terkalahkan
    Bm           C
Yang benar adalah begitu dingin

Em
Sebuah lagu terakhir, permintaan terakhir
Em
Sebuah bab yang sempurna dikuburkan
G               D
Sekarang dan kemudian saya mencoba untuk menemukan
    Bm           C
Tempat di pikiran saya

C
Dimana Anda bisa tinggal?
D
Anda dapat tetap terjaga selamanya!

Em                         G
Bagaimana cara hidup tanpa yang saya cinta?
Am                                 Em          D Anda
Waktu masih mengubah halaman-halaman buku, itu dibakar
Em                   G
Menghadapi kali selalu di pikiran saya
  Am                                 C      D
Saya memiliki begitu banyak bicara tapi kau begitu jauh

E
Tidur yang nyenyak
     C
Aku tidak berdoa pada
    Am                     Em
Orang-orang yang kita cintai ada di sini bersamaku
E
Menabungkan
  C
Sebuah tempat untuk saya
          D
Karena begitu aku sudah selesai
           C
Aku akan berada di jalan saya
    D
Untuk hidup kekal

(Solo) E   C   Am   Em 
       E   C   D   C   D

Em                         G
Bagaimana cara hidup tanpa yang saya cinta?
Am                                 Em          D Anda
Waktu masih mengubah halaman-halaman buku, itu dibakar
Em                   G
Menghadapi kali selalu di pikiran saya
        Adalah
Dan cahaya Anda membiarkan tetap
          C          D
Tapi begitu sulit untuk tetap
      Am                                 C      D     Em
Dan saya memiliki begitu banyak bicara dan kau begitu jauh

(Solo-03:30 2x) Em   D   Am   G   D / F #   Em   D   C 

(Solo) Em   D   Am   G   D / F #   Em   D   C (2x)
        Em   D   C

Em
Aku mencintaimu
D
Anda sudah siap
Am          G        D / F #    Em    D    C
Stroke nyeri pada duri gelap
Em
Tapi saya melihat Anda
D
Sebuah hal itu membuat saya
Am            G        D / F #      Em     D     C
Rasa sakit hilang di tangan waktu

Em  D      C    Em          D              C
Jadi jauh (Dan aku ingin kau tahu)
Em  D      C    Em          D                     C
Jadi jauh (Dan aku ingin kau ingin kau tahu)

Pelapukan


Proses Pelapukan di Kulit Bumi
 
Kerak bumi membungkus lapisan mantel yang memiliki ketebalan 2865 km. Bagian ini bersama kerak bumi membentuk lapisan yang disebut litosfer. Litosfer adalah bagian kulit bumi yang berada di bagian atas yang terdiri dari bebatuan. Proses-proses di litosfer yang berkaitan dengan pelapukan yaitu:
  1. Pelapukan: memecahkan batuan dan mungkin mengubah susunan kimia batuan padat atau di dekat permukaan bumi.
  2. Mass wasting: memindahkan material batuan yang sudah melapuk menuruni lereng di bawah pengaruh gravitasi.
  3. Erosi: mengangkut material batuan baik yang sudah melapuk ataupun belum melalui agen yang bergerak, seperti air, angin atau es.
Pelapukan pada Kerak bumi adalah salah satu aktivitas yang disebabkan oleh tenaga dari luar (eksogen). Pelapukan yang terjadi yaitu:
  • pelapukan mekanik.
  • pelapukan kimiawi.
  • pelapukan organik.

1. Pelapukan mekanik
 
Pelapukan mekanik adalah proses pemecahan batuan besar menjadi batuan lebih kecil tanpa ada perubahan kimia pada mineral penyusunnya. Pelapukan mekanik dapat terjadi akibat dari air, angin, dan aktivitas makhluk hidup. Air sungai yang mengalir dari pegunungan menuju laut melalui lintasan bebatuan yang tidak teratur bentuknya dan adanya air terjun menunjukkan bahwa adanya pelapukan bebatuan yang disebabkan oleh pengikisan air. Gelombang air laut yang bertemu dengan daerah laut yang dangkal atau menabrak pantai dapat memindahkan kerikil dan pasir.
 
Pelapukan mekanik yang diakibatkan oleh aktivitas tumbuhan diantaranya masuknya akar tumbuhan ke dalam tanah melalui retakan-retakan batuan. Retakan batuan akan melebar seiring dengan membesarnya akar tumbuhan. Pelapukan batuan secara mekanik dapat juga diakibatkan oleh aktivitas binatang  seperti musang, tikus, kelinci, dan binatang-binatang lain yang lebih kecil seperti kumbang yang membuat sarangnya di daerah bebatuan.

2. Pelapukan kimiawi
 
Pelapukan kimiawi yaitu pelapukan yang terjadi akibat proses kimiawi pada molekul-molekul penyusun batuan tersebut. Zat-zat yang tertanam di dalam kerak bumi (litosfer) pada dasarnya bersifat stabil, tetapi batuan di lapisan paling luar yang bersinggungan dengan atmosfer secara kimiawi lebih tidak stabil. Atmosfer yang banyak mengandung oksigen dan lembab menyebabkan batuan lebih mudah mengalami perubahan atau pelapukan kimia.
 
Pelapukan terjadi pada batuan yang bersifat kimiawi, misalnya air hujan yang turun ke bumi mengandung zat kimia yang dapat bereaksi dengan zat kimia yang ada di batuan sehingga terjadi pelapukan. Proses pelapukan terjadi lebih cepat jika terjadi hujan asam jika dibanding dengan hujan biasa. Uap air yang menjadi hujan asam mengandung zat-zat asam (mengandung unsur Nitrogen dan Belerang), air hujan yang turun bersifat asam. Zat-zat asam (NO dan SO2) yang terbawa air hujan akan bereaksi secara kimia dengan zat-zat yang terkandung di dalam batuan lebih cepat.
3. Pelapukan Organik
 
Pelapukan organik yaitu pelapukan yang diakibatkan oleh pengaruh zat organik atau makhluk hidup. Zat-zat organik tersebut misalnya berasal dari mikroorganisme, sisa-sisa binatang dan tumbuhan yang membusuk. Jasad renik, lumut, jamur, cacing, dan siput termasuk yang dapat menyebabkan pelapukan organik.